Pages

Tampilkan postingan dengan label All About Film. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label All About Film. Tampilkan semua postingan

Minggu, 23 Maret 2014

Media CD Dalam Suatu Film

Kamu suka nonton film? Downloadin film? Kamu ngerti nggak tentang dasar kualitas film, tetapi yang dalam format CD ? nah, untuk post kali ini blogger akan memberikan kualitas film yang dasarnya adalah CD yang dibawah kualitas DVD (Entah ori ato bajakan)

VCD

http://jogneasservice.files.wordpress.com/2012/07/vcd_full_270311010336_ll-jpg.gif

VCD adalah dasar format mpeg1 dengan constant bitrate 1150kbit pada resolusi 352×240 (NTCS). VCD biasanya di gunakan untuk transfer dengan kualitas rendah seperti “(CAM/TS/TC/Screener(VHS)/TVrip(analogue)” di buat dengan ukuran yg kecil dan layak dalam satu jenis ukuran disk (cd 650Mb). biasanya jenis format VCDs dan SVCD umumnya lebih mengunakan ukuran waktu di banding Mb.

SVCD
http://studiobehnama.ir/wp-content/uploads/2013/06/svcd_86441.jpg
SVCD adalah dasar format mpeg2 (sama dengan DVD). dengan bit-rates di atas 2500kbitspada resolusi 480×480 (NTSC). Dengan decompressed kedalam 4:3 aspect ratio pada saat play back. karena perbedaan bit-rate dan lebih panjang di banding dengan VCD maka tidak akan muat di masukan ke dalam single CDR.

XVCD/XSVCD
http://members.efn.org/~jcc/xvcd.gif
Sama dengan format dasar (VCD/SVCD) yg memiliki resolusi dan bit-rates tinggi (spt VCD/SVCD).tetapi format XVCD/XSVCD biasanya tergantung oleh player yg akan di gunakan (umunya tdk semua support sept VCD). X(S)VCD adalah bukan standar resmi. dan biasanya hanya di gunakan pribadi untuk home-ripping oleh orang2 yg memang tdk ada niat utk di perjualbelikan.

DivX / XviD
http://www.giorgiorusso.it/public/divx-xvid-logo+megaupload.png
DivX adalah format disain untuk multimedia yg menggunakan 2 codecs (one low motion dan one high motion),biasanya banyak film2 lama hanya mengunakan encoded low motion. DivX / XviD menggunakan format MPEG-4. DivX / XviD condec memiliki kompresi yg kecil dengan kualitas yg bagus (sehingga di jadikan standar multimedia). umunya DivX / XviD diambil dari DVDs dan dengan waktu yg agak panjang (umum nya lebih dari 2 jam) dengan kualitas bagus.

CVD
http://teguh212.blog.esaunggul.ac.id/files/2012/03/logo-cd-video-1.jpg?846aad
CVD adalah kombinasi dari format VCD dan SVCD yg umumnya supoort dengan kebanyakan DVD players. dan support MPEG2 bit-rates SVCD, dengan menggunakan resolusi 352×480(ntsc). umumnya orang jarang sekali ada yg merelease dalam format CVD.

DVD-R
http://asklogo.com/images/D/dvd%20r%20%20rw%20logo.jpg
DVD-R adalah recordable DVD seperti (DVD-RAM, DVD-R and DVD+R) dengan kapasitas 4,7 GB dalam satu sisi. dan dua sisi DVD-R memiliki ukuran yg lebih besar mendekati 10 GB.umunya DVD-R di gunakan utk film dengan durasi di atas 2 jam.

MiniDVD
http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/4/4e/DVD_Video_mini_logo.png
MiniDVD/cDVD adalah format yg sama seperti DVD tetapi dalam standard ukuran kecil seperti CDR/CDRW. karena besarnya resolusi dan bit-rates maka MiniDVD hanya bisa muat sekitar 18-21 menit saja. dan format MiniDVD hanya support di beberapa player saja. 

Dan, sebenarnya yang Blogger sebutin diatas adalah media filmnya, semakin bagus CD nya, maka semakin bagus juga kualitas yang bisa ditampung

Sabtu, 22 Maret 2014

Cara Menghilangkan Dual Audio / Dubbed Pada Film

Nyari cara buat ngilangin dual audio / dubbed di Google susah ternyata, pernah nemu tapi lupa, dan akhirnya Blogger inget caranya :D

Pernah download film yang kayak gini judulnya ?

Thor The Dark World (2013) 1080p BRRip [Dual Audio] [HINDI + ENG] AAC x264 BUZZccd

Nah, itu salah satu film yang menggunakan dual audio / dub, sehingga waktu kita nonton bahasanya ada 2, nah loh, dengerinnya gimana? sebenernya ada cara simple, kalo make VLC tinggal klik kanan > Audio > Audio Track > Trus pilih yang bahasa inggris (Blogger yakin pada nggak bisa bahasa Hindi kan kalian?)

Tapi,, itu kan sementara. cape dong kalo nontonnya berkali kali..
Untuk Itu, Blogger akan memberi tips cara menghilangkan DUB nya itu,
Pertama, download softwarenya disini
Kalo udah selesai di download, buka softwarenya

1. Klik “Add” di sebelah kanan atas itu dan masukin film yang kamu mau hilangin salah satu dub nya.


2. Yang di kotakin merah itu yang mau dihilangin, inget, jangan salah ngilangin, yang dilangin harus type audio dan cari yang hindi, kalo udah, hilangin centang di sebelah kirinya


3. klik start muxing, maka akan muncul gambar seperti ini


Selesai, sisa audio hanya akan yang berbahasa inggris, jadi nggak perlu lagi repot repot klik kanan,
Output foldernya akan sama dimana kamu ngeletakin filmnya..

Itu sebagian yang dapat Blogger post.. kalo ada tambahan, silahkan ditambahkan di comment,

Audio Yang Umum Ada Di Film


http://www.tincanbaycommunitychurch.com.au/wp-content/uploads/2011/04/audio-logo.gif

Audio dalam sebuah film menjadi penting karena film merupakan sebuah bentuk audio visual (suara dan gambar) yang tidak dapat dipisahkan karena kedua buah elemen tersebut saling berkaitan dan ketika di padukan akan menjadi sebuah sinergi / roh dalam film yang akan menghasilkan dimensi – dimensi yang menakjubkan. Namun ada beberapa genre film yang lepas dari aturan tersebut dan membuat aturan sendiri. hal ini tidaklah salah. melainkan sebuah inovasi baru di dalam sebuah film. seperti contoh film experimental.

 5.1 CH (Dolby Digital Sound)

http://agusmunir.mywapblog.com/files/logo-dolby-digital-5-1.png


5.1 ("Five point one") adalah nama umum untuk sistem suara multichannel 6 (5+1) channel surround audio. Sekarang tata letak 5.1 adalah model yang paling umum digunakan di bioskop dan home teater. Menggunakan lima saluran bandwidth penuh dan satu frekuensi rendah saluran efek. Dolby Digital, Dolby Pro Logic II, DTS, dan SDDS umumnya menggunakan sistem 5,1. Sistem 5.1 juga standar surround sound komponen siaran audio digital dan musik. Semua sistem 5,1 menggunakan saluran speaker dan konfigurasi yang sama, memiliki speaker depan di kiri dan kanan, satu kanal tengah, dua channel surround dan subwoofer. 

• AC-3 (Audio-Coding)

http://igcomputer.com/wp-content/uploads/2011/05/audio-file-format.jpg

adalah Audio Codec, membagi suara seperti tata suara theater, Tengah depan belakang sama bas, atau terkenal dengan istilah system 5.1 sekarang udah banyak yang pake tata suara system 7.1 tapi, jika memakai Audio ini size nya akan jadi overmax, gede banget, dibandingin ama AAC - Advanced Audio Coding.

 AAC (Advanced Audio Coding)
http://cdn1.iconfinder.com/data/icons/Filecons_dark/498/aac.png

Merupakan standar format berkas audio terkompresi. Pada umumnya audio dengan format AAC lebih baik dibandingkan format MP3 dalam bitrate yang sama. Sample ratenya sampai 96 KHz dan dua kali lebih baik dibanding format MP3.
File AAC tidak didukung oleh DVD Player, maka dari itu dipakailah AC3 untuk format DVD ato BluRay, Tapi, BluRay akhir-akhir ini BluRay pun mendukung jenis codec AAC.

 MP3
http://blogs.unpad.ac.id/suryadi/files/2010/10/mp3logo.png

Sebuah file MP3 mempunyai bit rates mulai dari yang rendah yaitu 32kbits/detik hingga 320kbits/detik. Format File MP3 merupakan yang paling terkenal di kalangan umum, karena ukuran filenya yang kecil tapi dengan kualitas suara yang masih terjaga dengan baik. Selain itu format file MP3 banyak didukung pemutar-pemutar musik yang banyak beredar di pasaran, sehingga tak mengherankan bila MP3 lebih dikenal.

* Dual Audio / Dubbed

http://rioseto.files.wordpress.com/2011/09/dubbing-musik.png?w=610


Pernah nemu film dengan suara pemerannya dua? Entah inggris-hindia (biasanya), nah ini yang di sebut Dual Audio, suara pemeran dari bahasa lainnya di mux kedalam film, biasanya salah satu suaranya lebih besar dibandingin yang lainnya, untuk suara ini dapat dihilangkan dengan cara demux.

DTS Digital

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjqkNWRiwJX4Ov-w4SLtvgS8CKktdyS2AGqMPwIWr41A_Q93t_SN2kKB_pd5TKpcOwEEEbmGCbOvL07GM82qEHKcaunBGaDHuqwQjIYie3pV4Jc3LPH0tLyOiEVs1NzzvOdop_GjV2hynL6/s320/DTS.jpg


Tahun 1992 merupakan tahun yang penting buat perkembangan sistem DTS. Saat itu mereka dapat meyakinkan Steven Spielberg melalui demonstrasi format ini yang dimainkan dari rekaman yang disimpan dalam hardisk. DTS kemudian diadopsi untuk film box officeJurasic Park. Sistem DTS Digital atau di singkat DTS juga memiliki 6 kanal suara dengan format 5.1. Sama seperti DD ada kanal LFE yang membawa frekuensi rendah 20 – 80 Hz. Standard rate datanya adalah 1.4 Mbps untuk CD/LD dan 1.5 Mbps untuk DVD dengan sampling 48 KHz dan resolusi 24 bits. Memang ukuran data DTS lebih besar atau standard ratio kompresinya (3.5 : 1 dibanding 12 : 1 pada DD) lebih tidak efisien dibandingkan DD, namun argumen yang dikemukan oleh DTS adalah semakin kecil ratio kompresi maka suara yang dihasilkan DTS akan lebih natural.


Nah itu adalah sebagian Audio yang umum kita temukan di dalam sebuah film..
gimana cara bedainnya dong? Kalo itu tinggal kamu liat aja properties dari file filmnya, ngerti cara liat properties kan? Tinggal klik kanan > properties, yang biasanya sih AAC 2.0 [Und]
Sebagian aja yang bisa blogger post, Cuma buat nambah ilmu pengetahuan.. keep blogging..

Jumat, 21 Maret 2014

Bermacam Format Film / Ekstensi Film

Sering nonton film kan ? nah, yang umum / awam itu ekstensinya make .mkv,
pengalaman aja, temen blogger pernah jadi movie bank juga, trus dia ngeliat koleksi film blogger, dia bilang banyak yang palsu gara" formatnya nggak .mkv, wkwkw #temensarap


INGAT!! Format tidak sama dengan Kualitas, Tetapi Format sama juga dengan Ekstensi, dan Ekstensi tidak sama dengan Kualitas..


sebenernya, apa sih itu ekstensi file video?
Ekstensi file berfungsi untuk mengetahui atau membedakan jenis suatu file.
• Ekstensi file biasanya terdiri dari 3 huruf tetapi juga terdapat extension yang hanya terdiri dari 2 ataupun 4 huruf.
• Ekstensi file terletak pada tiga huruf terakhir sesudah titik.


Berikut ulasan ekstensi pada film saja ya, karna di dunia ini terlalu banyak ekstensi untuk sebuah file (pernah denger .ogg .w3x .hoo dll? Nggak kan? Makanya nggak usah di ulas semua :P)


1. Matroska File Video Format (*.mkv)

http://ebsoft.web.id/wp-content/uploads/2011/12/logo-matroska.png



Adalah format multimedia gratis (open source format). Format ini, dengan ekstensi file dari ‘. Mkv’, didasarkan pada EBML (Extensible Binary Meta Language), yang memungkinkan perubahan harus dilakukan dengan mudah jika perlu, tanpa melanggar mendukung file lama. Inilah sebabnya mengapa dikatakan bahwa “Matroska dirancang dengan masa depan dalam pikiran”.
Matroska bukanlah video codec seperti yang sering berpikir untuk menjadi, tetapi sebuah wadah, atau sebuah amplop yang dapat menampung banyak codec yang berbeda pada waktu yang sama. Sesuai namanya (Rusia boneka berbentuk telur yang terkandung dalam satu sama lain) Matroska dapat berisi video (DivX, Xvid, RV9, dll), suara (MP3, MP2, Ogg, AC3, AAC, DTS, PCM), serta sub judul (SRT, ASS, SSA, USF, dll) di file yang sama. Tujuan pengembangan Matroska adalah untuk memberikan yang fleksibel dan lintas-platform alternatif ke AVI, ASF, MP4, MPG, MOV, dan RM. Fitur utamanya termasuk cepat mencari, pemulihan kesalahan tinggi, modularly diperpanjang, dipilih subjudul dan audio stream, bab entri, menu, dan streamable melalui internet. Contoh sebuah file Matroska file video yang lengkap yang meliputi aliran video dan audio streaming, serta sub judul dan sistem menu.
Format Matroska ini mencakup semua kualitas hingga CAM


2. Audio Video Interleaved (.avi)

http://www.any-video-converter.com/images/freesmith-video-player/avi-file.png



Diperkenalkan oleh Microsoft pada tahun 1992 sebagai bagian dari teknologi Video for Windows miliknya. File AVI menyimpan data audio dan video pada struktur interleaved. File ini hanya berupa kontainer- dan data audio video dapat dikompres menggunakan berbagai codec. Kualitas dan kapasitas tergantung pada codec dan secara khusus codec yang digunakan adalah MPEG, Divx atau WMV.
Format .avi biasanya dipakai untuk film yang berkualitas DVDRip


3. Video Object (.VOB)


Adalah sebuah format kontainer di DVD-Video media. VOB dapat berisi video, audio, subtitle dan menu isi multiplexing bersama-sama ke dalam bentuk sungai. VOB didasarkan pada aliran program MPEG format, tetapi dengan keterbatasan dan spesifikasi tambahan di sungai swasta. Program MPEG sungai yang memiliki ketentuan-ketentuan non-data standar (seperti yang digunakan dalam file VOB) dalam bentuk jadi swasta yang disebut stream. File VOB yang sangat ketat bagian dari program MPEG standar sungai. Sementara semua file VOB program MPEG stream, tidak semua aliran program MPEG sesuai dengan definisi untuk sebuah file VOB.
Format .VOB biasanya digunakan untuk film yang masih VCDRip


4. 3GPP format file (.3gp)


Adalah sebuah multimedia container format yang ditetapkan oleh Third Generation Partnership Project (3GPP) untuk 3G UMTS jasa multimedia. It is used on 3G mobile phones but can also be played on some 2G and 4G phones. Yang digunakan di 3G ponsel, tetapi juga dapat dimainkan pada beberapa 2G dan 4G telepon.
Format .3gp mencakup semua kualitas, namun keterbatasan resolusi menjadikan gambar pecah pecah jika dimainkan fullscreen


5. Moving Picture Experts Group  (.MPEG)

http://www.utsc.utoronto.ca/~vgss/img/childsplay/group-mpeg.jpg


Adalah format kompresi yang distandarisasi oleh Moving Picture Experts Group (MPEG), yang terbentuk oleh 350 perusahaan dan organisasi.
Standard-standard tersebut adalah :
• MPEG 1 adalah standard pertama untuk kompresi audio dan video. merupakan standard encode VideoCD dengan resolusi maksimal hanya 352 x 288 pixel, bit-rate tidak dapat dirubah dan kualitas gambar yang kurang baik.Ini juga termasuk format audio MP3.
• MPEG 2 adalah seri standard transport , audio dan video untuk kualitas siaran televisi.
• MPEG 3 dikembangkan untuk high-definiton television (HDTV), tetapi kemudian ditinggalkan karena dianggap MPEG 2 memadai.
• MPEG 4 merupakan pengembangan MPEG 1 mendukung Digital Rights Management (DRM) dan bit-rate encoding rendah, serta menggunakan codec video yang disebut H.264 yang dipandang lebih effisien.
• MPEG 7 adalah sistem formal untuk mendeskripsikan kandungan multimedia.
• MPEG 21 merupakan standard masa depan untuk multimedia.
Codec MPEG menggunakan lossy compression pada data audio video. Bagian motion video pada standard MPEG-1 didapat dari standard Joint Picture Experts


Group (JPEG) untuk lossy compression gambar diam ( foto )
• MPEG-1 digunakan pada format VideoCD. Kualitas output dan bit-rate lebih kecil daripada VCR.
• MPEG-2 sama dengan MPEG-1, tetapi juga menyediakan dukungan untuk interlaced video ( seperti pada siaran TV ) dan juga mendukung Transport Stream yang dibuat untuk mentranfer video dan audio digital pada media dan digunakan untuk broadcasting. Standard MPEG-2 saat ini telah ditingkat menjadi standard terbaru untuk transmisi HDTV. Saat ini digunakan untuk SVCD, DVD dengan tingkat bit yang dapat diubah dan memiliki kualitas gambar yang luar biasa. DV Video merupakan subformat khusus dari MPEG-2 dengan tingkat bit yang tetap. Format ini sangat cocok digunakan untuk video editing.
• MPEG-4 berbasis MPEG-1 dan MPEG-2, tetapi ada tambahan fitur seperti dukungan VRML untuk rendering 3D, files komposit berorientasi objek (termasuk audio, video dan virtual reality modelling), dukungan untuk DRM dan berbagai macam interaktivitas . Kontainer untuk kandungan MPEG-4 adalah MP4
Salah satu kontainer MPEG adalah MP4, yang mencakup seluruh kualitas film (jika diconvert) dengan kualitas yang cukup bagus, hampir setara dengan MKV


6. RealVideo dan RealMedia (.rmvb)
http://www.prlog.org/11441332-reaml-rmvb-format.jpg

Adalah codec video yang dikembangkan oleh RealNetworks pada tahun 1997. Berbeda dengan codec video lainnya, RealVideo telah dioptimasi untuk streaming video melalui jaringan IP. Menggunakan PNA Protocol atau Real Time Streaming Protocol. Biasanya berpasangan dengan RealAudio yang dikemas dalam RealMedia. RealNetworks juga menyediakan player yang disebut RealPlayer untuk audio dan video.
Format .rmvb ini juga salah satu hasil konversi, biasanya hanya ada di film yang masih menggunakan VCD


7. Divx

Adalah codec, bukan format file. Edisi Divx pertama (3.11 dan sebelumnya) merupakan versi hack dari codecvideo MPEG4 buatan Microsoft. Jeroma Rota pengembang Divx, mendirikan Divx Networks dan membuat Divx 4, versi terbaru dari codec untuk menghindari masalah hak cipta dengan Microsoft. Divx pada saat pembuatan versi 5.2.1 adalah merupakan codec MPEG-4 layer 2. Dikenal dengan tingkat kompresi yang tinggi, sehingga sangat memungkin menggunakan codectersebut untuk menggandakan film DVD. Satu film DVD umumnya berukuran 5 GB sampai 6 GB, dan Divx mampu mengkompresi hingga menjadi 700 MB, dengan penurunan kualitas yang sangat minim. Dengan demikian film tersebut dapat tertampung dalam sekeping CD. Sejumlah peranti ripping DVD menggunakan codecDivx. Untuk memutar file Divx, dibutuhkan plug-in Divx untuk player software. Versi Divx gratisan termasuk playernya tersedia di sini dan ini termasuk juga plug-in untuk video editing software.
Untuk DivX sendiri, film yang biasanya menggunakan format ini adalah anime.


Ya~ itu mungkin sebagian format film, saya hanya memberikan yang awam, kalo mau tau semua format ekstensi file video mungkin saya post lain waktu..

Kamis, 20 Maret 2014

Jenis-Jenis Audio Sound Pada Bioskop



Masih ingat film fenomenal Batman Return tahun 1992 dengan kualitas audio menggelegar?,ya disitu kali pertama format audio Dolby Digital memasuki pasar standar audio.
Dan tahun itu pula Dolby Digital memiliki pesaing yakni Kodak CDS atau kependekan dari Cinema Digital Sound yang ternyata dahulu beredar di pasar dari tahun 1990 - 1992 dengan 9 judul film,termasuk di antaranya film terminator 2.

Namun dalam perjalanan sistem CDS tidak mendapatkan respon lagi alias tidak di gunakan lagi lantaran Universal Studio mengadopsi Dolby Digital secara luas.
Di tahun berikutnya tepatnya 1993,DTS [Digital Theater Sistem] dan SDDS[ Sony Dinamic Digital Sound] di kenal lewat Jurasic Park dan Last Action Hero.

Perlahan-lahan format DTS kemudian banyak di adopsi oleh film-film box-office.
Sejak itu dominasi Dolby yang telah puluhan tahun di ramaikan persaingan format DTS dan berlomba menjadi sistem audio surround yang terbaik.
Belakangan sistem surround tidak saja hanya untuk konsumsi film theater,tetapi kemudian meluas di adopsi sistem audio/video konsumen rumah seperti DVD Home Theater.

SDDS
Di cipta Khusus oleh Sony untuk Bioskop

Sistem SDDS [ Sony Dinamic Digital Sound] dari Sony ini memiliki 6 atau 8 kanal suara [right,left right center,center,left center,sub woofer,right surround dan left surround],beberapa film layar lebar menggunakan format SDDS terutama film-film produksi Sony Entertainment.
Reader dan decoder khusus untuk ini di tambahkan  pada proyektor pemutar film.
Format SDDS sampai saat ini secara eksklusif hanya ada untuk film bioskop sajadan belum di adopsi untuk konsumen rumah
Tentu saja hingga kini SDDS belum di support banyak pemutar DVD Home Theater.

Dolby Pro Logic
Standar Rekam Audio 4 Kanal Suarahttp://hometheaterreview.com/images/Dolby_Pro_Logic.gif
Tahun 1982 Dolby Laboratoris Inc.mulai memberi lisensi yang membolehkan sistem audio surround untuk perangkat rumah seperti perangkat VCR VHS /Beta.
Dolby Surround merupakan trade mark yang menunjukan bahwa  sistem audio dari rekaman audio /video tersebut telah mengadopsi sistem ini.
Dolby Surround adalah standart format rekaman audio yang mengencode 4 kanal suara [terdiri dari left,right,center dan surround] jadi dua kanal stereo.
Seiring dengan itu,sistem Dolby Pro Logic adalah decoder yang di adopsi banyak perangkat pemutar untuk mendecode 2 trek sereo tersebut menjadi empat kanal suara left ,right,center dan surround.
Tanpa decoder,format Dolby Surround yang terdengar adalah seperti kualitas stereo biasa .
Walaupun kadang sistem yang di lengkapi 5 speaker namun 2 speaker surround nya merupakan satu kanal surround mono.

Dolby Pro Logic II
5 kanal Surround Didecode 2 Kanal Stereohttp://www.arsenmusic.com/pic/Logo_Dolby_Digital_II.jpg

Sistem ini merupakan pengembangan lebih lanjut Dolby Pro Logic [yang dikenal dengan Dolby Pro Logic I]. Bedanya sistem Dolby Pro Logic II dapat men-decode kanal Surround [left,right,center,left surround dan right surround] dari rekaman stereo  
Lima kanal Surround dapat di decode dari 2 kanal stereo apa saja dan tidak tergantung apakah rekaman itu telah di encode dengan format Dolby Surround apa tidak.
Suara surround yang di hasilkan adalah suara surround stereo.

Dolby Digital 5.1
Memiliki 6 kanal suara yang terpisahhttp://playeressence.com/wp-content/uploads/2014/03/Dolby_Digital_5_1.jpg

Pada tahun 1984 Dolby mengembangkan standad enconding digital kanal audio yang di namakan format AC 1 [ audio coder 1]. 
Format ini di adopsi dari beberapa  penyelenggara broadcast TV satelit dan TV cable.
Kemudian di kembangkan format AC 2 dengan kualitas audio lebih baik.
Seiring perkembangan teknologi digital dan chip DSP kemudian Dolby Laboratories mengembangkan Dolby AC 3 ditahun 1992  yang menjadi cikal dari surround Dolby Digital 5.1 atau di sebut Dolby Digital [disingkat DD]. 

Dahulu sistem ini di sebut dengan Dolby SRD [Spectral Recording Digital].
Konfigurasi 5.1 memilki 6 kanal suara terpisah .
Dinamakan demikian,sebab pada sistem ini ada terdapat 5 kanal utama[right,center,left,right surround,left surround] dan satu kanal dengan notasi 0.1 yaitu kanal efek yang di sebut LFE [Low Frekquency Effect].
Pada prakteknya kanal ini di realisasikan dengan kanal sub-woofer,untuk mem-visualisasikan suara afek seperti bom,gemuruh gempa dan hentakan kaki dan sebagainya.
Namun pengertian kanal LFE tidak mesti sama dengan sub-woofer ,sebab LFE membawa informasi fraksi dari frequensi-frequensi rendah yang bisa saja di bagi ke speaker surround kanan dan kiri.
Besar data rate digital pada sistem DD adalah 384 kbps sampai 448 kbps dengan sampling 48 KHz.Dan kini sudah di atas 7.1 audio channel.

THX
Sertifikasi Perfoma Audio Dalam Ruanganhttp://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/e/e2/THX_old_standard_logo.png

THX bukanlah suatu standar format rekaman suara ,melainkan standar bagaimana sistem audio video yang baik dapat di hasilkan.
THX merupakan lembaga sertifikasi kualitas performansi audio pada suatu ruangan.
Lembaga ini di gagas Lucas Films dan nama THX diambil dari film Lucas pertama yang berjudul THX 1138.
Nama Tamlinson Holman yang kala itu selaku direktur teknik Lucas film,bersama timnya tahun 1980an adalah pioner yang menetapkan cikal standar THX saat ini.
Untuk sistem audio sertifikasi lebih di tujukkan pada desain tata ruang,isolasi desain akustik serta pemilihan dan penempatan sistem audio.
Ada dua jenis sertifikasi  yang pertama di namakan THX Ultra untuk ruangan sekelas cinepleks atau theater dan yang kedua THX Select untuk ruangan kecil seperti Home theater.
Sertifikasi ini tentu akan menambah biaya produksi dari satu film atau perangkat yang mendapat sertifikat Namun prinsipnya ada harga ada kualitas. 

DTS Digital
Rekam 6 Kanal Suara Bisa Disimpan ke Harddiskhttp://www.gmkfreelogos.com/logos/D/img/Digital_DTS_Surround-1.gif

Tahun 1992 merupakan tahun penting buat perkembangan sistem DTS .
Saat itu mereka dapat meyakinkan Steven Spielberg melalui demonstrasi format ini yang di mainkan dari rekaman yang di simpan dalam harrdisk.
DTS kemudian di adopsi untuk box office Jurasic Park.
Sistem DTS Digital atau di singkat DTS juga memilki 6 kanal suara degan format 5.1 .
Sama seperti DD ada kanal LFE yang membawa frekwensi rendah 20-80 Hz.
Standar rate datanya adalah 1.4 Mbps untuk CD/LD dan 1.5 Mbps untuk DVDdengan sampling 48 KHz dan resolusi 24 bits.
Memang ukuran data DTS lebih besar atau standar ratio kompresi nya [3.5:1 di banding 12:2 pada DD] lebih tidak efisien di banding DD,namun arguman yang di kemukakan DTS adalah semakin kecil ratio kompresi maka suara yang di hasilkan DTS akan lebih natural.

DTS Neural Surround Sound
Standar Bagi Pengembang Game HD

http://www.daysequerra.com/UploadImges/ProductDescriptionImages/dts-neural-surround2010_07_08_01_30_34.jpg
Generasi game baru nantinya akan memiliki HD,rencananya teknologi format DTS akan mulai di berikan kepada pengembang game.
Pemakaian teknologi DTS Neural Surround Sound nantinya akan menyediakan teknologi suara secara nyata dengan sountrack 7.1 di mana teknologi DTS dapat di implementasikan untuk Xbox,Wiii,PS3 sampai PC.
DTS Neural Surround Sound di sediakan DTS dengan perangkat yang membantu pembuat game sehingga teknologi game akan lebin menarik dan nyata.
Kemampuan DTS Neural Surround Sound membuat efek suara surroud seperti terdengar dari 360 derajat.
Teknologi DTS Neural Surround Sound juga mampu mengubah signal dari 5.1 menjadi real 7.1 sistem suara surround

Apakah sistem digital dan analaog,DTS Neural Surround Sound akan bisa menampilkan suara sampai 7.1 .
Sayangnya belum banyak inforamsi yang di dapat atas teknologi suara DTS Neural Suround Sound untuk aplikasi game termasuk console dan PC.
Model contoh teknologi DTS Neural Surround Sound sudah ada dan di buat untuk Xbox.
Nantinya DTS Neural Surround Sound akan tersedia di seluruh platform.
Bila teknologi Blue Ray bisa menggunakan tingkat kualitas suara mengapa tidak bisa dengan game.

Wah mendengarkan suara surround aja sudah seperti mengelilingi kita apalagi yang di sebutkan dia tas,maka telinga kamu akan di manjakan dengan suara surround yang mengelegar,seperti tampak nyata dan real dari sura langkah kaki,bising peluru sampai deru kendaraan yang berbunyi dan dari atas akan terdengar real juga suara pesawat dan  suara dari belakang .

Bagi yang menyukai film dan suka ama suara yang berkualitas,maka akan meyukai arikel ini.
Pokoknya suara seperti di dalam gedung bioskop.